Waduk Nongsa mengalami penurunan volume air baku akibat rendahnya intensitas hujan yang terjadi di kawasan daerah tangkapan air

Pelanggan Air Batam Hilir,

Dalam beberapa bulan terakhir, Waduk Nongsa mengalami penurunan volume air baku akibat rendahnya intensitas hujan yang terjadi di kawasan daerah tangkapan air (catchment area). Berdasarkan data pemantauan, curah hujan di wilayah Waduk Nongsa selama periode Januari hingga Juli 2026 hanya mencapai sekitar 925,50 mm, jauh lebih rendah dibandingkan kondisi normal yang berkisar antara 1.800 hingga 2.500 mm per tahun

Penurunan ketersediaan air baku berdampak langsung terhadap kapasitas produksi Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Nongsa. Apabila pada kondisi normal IPAM Nongsa mampu memproduksi air minum hingga 80 liter per detik, saat ini kapasitas produksi sementara hanya dapat dipertahankan sekitar 70 liter per detik untuk menjaga keberlangsungan operasional instalasi.